Belakangan ini saya sedang mendalami suatu bidang yang membuat hampir semua waktu saya habis untuk mempelajarinya. Betapa sulit saya mendeskripsikan betapa pentingnya ini semua, karena bidang yang satu ini mempunyai pengaruh yang sangatlah besar untuk masa depan dan seumur hidup saya.
Saya sudah bilang padaNya bahwa saya akan berusaha mempelajarinya hingga saya mahir dan harus bisa menguasai sepenuhnya. Sehingga belakangan ini, sepanjang hari yang saya lakukan hanyalah mempelajari materi yang menurut saya penting. Sering kali saya ketiduran karena ngantuk dan tertidur saat belajar. Namun ada hal aneh yang sering terjadi, saat saya hampir pulas, bagian tubuh saya selalu bergerak sendiri seperti ada yang mendorong. Entah bagian kaki atau bagian bahu. Sehingga membuat saya terbangun lagi. Namun yang sering terjadi adalah saya tetap tertidur. Semakin saya sering tertidur, juga beberapa kali bagian tubuh saya seperti terdorong tiba-tiba.
Saya tidak tahu apa yang terjadi secara biologis, namun saya menanggapinya sebagai hal spiritual. Sejak dulu saya percaya, setiap manusia memiliki jiwa dan roh di dalam tubuhnya. Tetapi roh manusia itu tidak sendirian, ada roh lain yang menemani. Roh tersebut baik dan sabar. Sifatnya menyadarkan, memperingati, membesarkan hati, menasihati, memuji dan memarahi. Intinya roh ini adalah bertugas memberi keseimbangan kepada roh manusia yang lemah atau jahat agar selalu diarahkan pada kebaikan. Saya menyebut roh ini adalah 'roh kudus'. Roh yang berasal dari Tuhan. Dan semua manusia memiliki satu di setiap badan mereka. Hanya maukah manusia itu mendengarkan suara roh masing-masing yang mereka miliki. Itu tergantung masing-masing.
Ya.. Mungkin itu yang membuat saya sering berbicara dalam hati sendirian sejak kecil, entah membincangkan sesuatu atau membahas sebuah masalah. Saat saya berpikir buruk terhadap orang lain, selalu ada yang memberikan pandangan. Saat saya sedih, selalu ada yang memberi semangat dan memberi masukan. Tidak benar-benar 'selalu', namun ini memang bekerja. Saya pernah memarahinya waktu saya sedang kesal, dan pernah juga bertanya 'kamu itu sebenarnya siapa?' dan nampaknya tidak ada jawaban. Sehingga saya hanya bisa bilang bahwa saya memiliki kelainan, sering berbicara dengan diri sendiri. Suara itu saya ciptakan sendiri hanya untuk mengusir kesendirian saya saja mungkin, agar saya bisa mendengar apa yang ingin saya dengar saja..
Tapi tetap saja, saya tetap percaya bahwa inilah roh yang Tuhan berikan kepada setiap manusia untuk menemani manusia di dunia ini. Yup, Roh inilah temen kita seumur hidup yang Tuhan telah berikan. Dan sampai sekarang pun saya belum tahu namanya. Ingin memberi nama, takutnya dia tidak suka. Heheee. Jadi roh ini jugalah yang belakangan ini membangunkan saat saya tertidur, pasti dia ingin saya tidak terlalu banyak beristirahat dan melanjutkan pelajarannya sampai saya mampu menguasainya dengan mata tertutup.. Thank you my friend. :)
Kamis, 06 Juni 2013
Minggu, 02 Juni 2013
I was left-handed and I'm not ashamed of it. (Part 1)
Hi apa kabar? Yup seperti judulnya, saya memang seorang yang kidal. Dan saya ingin membahas tentang itu sekarang. Ayah saya seorang kidal, nenek kakek dari ayah saya kidal dan nenek dari ibu saya bisa menggunakan kedua tangannya dengan baik. Tetapi dari semua saudara saya, hanya saya satu-satunya yang kidal. Kata ibu saya, sejak kecil kalo dikasih barang, selalu ingin ambil dengan tangan kiri, walaupun sudah ditahan-tahan. Tetapi untungnya orang tua saya tidak memaksa untuk memakai tangan kanan. Yup, Kurasa jika saya tidak kidal, mungkin saya tidak akan seperti sekarang. Saya suka diri saya yang sekarang. Menjadi berbeda dari lain tidaklah buruk. Karena bagiku lebih baik dibilang 'weird' daripada menjadi 'common'.
Ok... Coba kuingat-ingat ya, adakah perbedaan yang menonjol dariku waktu kecil dengan anak-anak yang lain... hmmm... tidak terlalu ada. Waktu kecil aku sama dengan yang lain, suka bermain sehabis pulang sekolah dengan teman-teman.., tidak suka pelajaran sekolah.., dan bandel.. Haah bandel? ya karena dulu waktu TK saya anak yang iseng, saya bahkan pernah membuat nangis anak perempuan sekelas, waktu itu saya membuka resleting baju belakangnya waktu baris-berbaris di depan kelas pas mau masuk. Saya tidak tahu dia akan nangis heheeeee.. tapi kuharap kejadian itu tidak membekas di hidupnya ya.. Yup itu masa TK-SD kelas 3.. Namun setelahnya, aku sudah tidak bandel lagi dan tidak terlalu banyak teman. Tetapi yang kuingat dari masa sekolah adalah, saya sangat senang saat pelajaran olahraga dan seni. Kenapa? Karena saya merasa hanya kedua pelajaran itu saja yang tidak membuat saya terbebani. Saya selalu mampu bemain kasti dan bulu tangkis dengan baik. Nilai menggambar pun selalu bagus. Dan jika dulu tidak ada pelajaran ini di sekolah, mungkin dulu aku tidak mau sekolah.
Yup, jadi intinya saya paling senang pelajaran seni dan olahraga. Dan tidak suka pelajaran ilmiah. Pelajaran yang paling tidak masuk akal bagi saya adalah bahasa asing. Karena terlalu banyak pertanyaan 'mengapa begini mengapa begitu' yang tidak terjawab sampai sekarang. Rasanya tidak masuk ke logika saya. Tapi ya sudahlah..
Saya sebenarnya tidak suka hal detail, tetapi jika mengharuskan untuk detail, saya akan sangat detail, misalnya saja menggambar.. Saya mampu menggambar mirip dengan object yang dipilih. Saya memiliki cukup kemampuan untuk mengenali bangun ruang 3 dimensi. Namun jangan pernah menyuruh saya menghafal sejarah atau nama orang dalam jumlah banyak, karena saya akan lebih hafal mukanya di banding namanya. Saya cenderung pelupa dalam sekejap. Saya lebih ingat kejadian-kejadian dalam skala besar dan maknanya, bukannya perkataan-perkataannya. Gerakan saya gesit dan reflect saya bagus, sehingga saya mampu berlari lebih cepat dibandingkan yang lain, namun saya tidak suka rutinitas. Saya tidak suka berada di satu tempat dalam jangka waktu yang lama. Saya cepat bosan dan tidak senang diatur. Saya tidak pernah bilang salah pada orang yang bilang bahwa 'proses itu penting', namun bagi saya buat apa mengikuti pakem yang ada, jika hasilnya tidak sesuai harapan. Saya lebih senang kepada orang yang melakukan hal-hal yang tidak wajar, namun hasilnya menakjubkan, dibandingkan melakukannya sesuai aturan, namun hasilnya biasa saja.
Kalo kamu kidal, berarti kamu kreatif donng? Entah. Kreatifitas adalah relatif artinya. Pelukis di pinggir jalan yang tidak punya rumah bisa di sebut kreatif. Pengusaha batu bara sukses yang tidak bisa menggambar juga bisa disebut kreatif. Jadi dari kedua orang itu, mana dong yang lebih kreatif? Tidak bisa saya jawab. Karena bagi saya, saat saya bilang iya, semua itu tidak akan membuat saya lebih kaya, namun jika saya bilang tidak kreatif pun, tidak akan membuat saya jadi miskin. Jadi intinya tidak penting seseorang disebut kreatif ataupun tidak.
Saya jadi teringat sesuatu waktu saya pernah bekerja di sebuah studio di jakarta, saya pernah bilang bahwa sense of art saya itu buruk. Saya lupa pastinya mengapa saya bilang begitu. Begini, bagi saya tidak ada lukisan yang jelek atau bagus, tidak ada desain yang cocok atau tidak. Misal ekstrimnya begini, saya mau buat restoran bintang 5, terus desain packagingnya kumel, lusuh dan lecek. Terus masalahnya apa? Saya mau buat iklan TV gerobak bakso saya yang omsetnya cuma satu juta per bulan, tetapi yang buat iklannya Ogilvy. Terus masalahnya dimana?
Hahahahaaaa... ya jelaslah kalo misalnya lusuh kan kesannya gak hi-end restorannya dan masa gerobak bakso aja mesti buat iklan milyaran di advertising ternama, gak sebanding dong.
Yup itulah yang pasti akan orang kebanyakan jawab. Tetapi bagi saya, seni ataupun desain itu tidak ada batas.. Dia bebas dan tidak bisa distandarisasikan.
Ya, mungkin pemahaman itulah yang membuat saya menjadi desainer yang buruk.
Ok... Coba kuingat-ingat ya, adakah perbedaan yang menonjol dariku waktu kecil dengan anak-anak yang lain... hmmm... tidak terlalu ada. Waktu kecil aku sama dengan yang lain, suka bermain sehabis pulang sekolah dengan teman-teman.., tidak suka pelajaran sekolah.., dan bandel.. Haah bandel? ya karena dulu waktu TK saya anak yang iseng, saya bahkan pernah membuat nangis anak perempuan sekelas, waktu itu saya membuka resleting baju belakangnya waktu baris-berbaris di depan kelas pas mau masuk. Saya tidak tahu dia akan nangis heheeeee.. tapi kuharap kejadian itu tidak membekas di hidupnya ya.. Yup itu masa TK-SD kelas 3.. Namun setelahnya, aku sudah tidak bandel lagi dan tidak terlalu banyak teman. Tetapi yang kuingat dari masa sekolah adalah, saya sangat senang saat pelajaran olahraga dan seni. Kenapa? Karena saya merasa hanya kedua pelajaran itu saja yang tidak membuat saya terbebani. Saya selalu mampu bemain kasti dan bulu tangkis dengan baik. Nilai menggambar pun selalu bagus. Dan jika dulu tidak ada pelajaran ini di sekolah, mungkin dulu aku tidak mau sekolah.
Yup, jadi intinya saya paling senang pelajaran seni dan olahraga. Dan tidak suka pelajaran ilmiah. Pelajaran yang paling tidak masuk akal bagi saya adalah bahasa asing. Karena terlalu banyak pertanyaan 'mengapa begini mengapa begitu' yang tidak terjawab sampai sekarang. Rasanya tidak masuk ke logika saya. Tapi ya sudahlah..
Saya sebenarnya tidak suka hal detail, tetapi jika mengharuskan untuk detail, saya akan sangat detail, misalnya saja menggambar.. Saya mampu menggambar mirip dengan object yang dipilih. Saya memiliki cukup kemampuan untuk mengenali bangun ruang 3 dimensi. Namun jangan pernah menyuruh saya menghafal sejarah atau nama orang dalam jumlah banyak, karena saya akan lebih hafal mukanya di banding namanya. Saya cenderung pelupa dalam sekejap. Saya lebih ingat kejadian-kejadian dalam skala besar dan maknanya, bukannya perkataan-perkataannya. Gerakan saya gesit dan reflect saya bagus, sehingga saya mampu berlari lebih cepat dibandingkan yang lain, namun saya tidak suka rutinitas. Saya tidak suka berada di satu tempat dalam jangka waktu yang lama. Saya cepat bosan dan tidak senang diatur. Saya tidak pernah bilang salah pada orang yang bilang bahwa 'proses itu penting', namun bagi saya buat apa mengikuti pakem yang ada, jika hasilnya tidak sesuai harapan. Saya lebih senang kepada orang yang melakukan hal-hal yang tidak wajar, namun hasilnya menakjubkan, dibandingkan melakukannya sesuai aturan, namun hasilnya biasa saja.
Kalo kamu kidal, berarti kamu kreatif donng? Entah. Kreatifitas adalah relatif artinya. Pelukis di pinggir jalan yang tidak punya rumah bisa di sebut kreatif. Pengusaha batu bara sukses yang tidak bisa menggambar juga bisa disebut kreatif. Jadi dari kedua orang itu, mana dong yang lebih kreatif? Tidak bisa saya jawab. Karena bagi saya, saat saya bilang iya, semua itu tidak akan membuat saya lebih kaya, namun jika saya bilang tidak kreatif pun, tidak akan membuat saya jadi miskin. Jadi intinya tidak penting seseorang disebut kreatif ataupun tidak.
Saya jadi teringat sesuatu waktu saya pernah bekerja di sebuah studio di jakarta, saya pernah bilang bahwa sense of art saya itu buruk. Saya lupa pastinya mengapa saya bilang begitu. Begini, bagi saya tidak ada lukisan yang jelek atau bagus, tidak ada desain yang cocok atau tidak. Misal ekstrimnya begini, saya mau buat restoran bintang 5, terus desain packagingnya kumel, lusuh dan lecek. Terus masalahnya apa? Saya mau buat iklan TV gerobak bakso saya yang omsetnya cuma satu juta per bulan, tetapi yang buat iklannya Ogilvy. Terus masalahnya dimana?
Hahahahaaaa... ya jelaslah kalo misalnya lusuh kan kesannya gak hi-end restorannya dan masa gerobak bakso aja mesti buat iklan milyaran di advertising ternama, gak sebanding dong.
Yup itulah yang pasti akan orang kebanyakan jawab. Tetapi bagi saya, seni ataupun desain itu tidak ada batas.. Dia bebas dan tidak bisa distandarisasikan.
Ya, mungkin pemahaman itulah yang membuat saya menjadi desainer yang buruk.
Rabu, 22 Mei 2013
Miracle has happened to me today. (Version: That's the way it is)
Hi
All,
Pernahkah kalian merasa berada di
jalan buntu dan tidak ada jalan keluar untuk permasalahanmu? Yup, perasaan
itulah yang belakangan ini aku rasakan.. Dan saran saya, percayalah selalu ada jalan keluar. Dan jika kamu rasa tidak ada yang bisa kamu lakukan, berdoalah! dan lihat keajaiban akan terjadi.
Beberapa
tahun ini, saya sedang mempelajari tentang trading. Khususnya forex. Ya, jika
dihitung sejak saya mengetahui tentang trading, bisa dibilang sudah 6 tahun
lebih. Waktu itu berarti sekitar saya umur 20 tahun. Ya, saat itu memang tidak bersungguh-sungguh. Namun jika mengingat kembali ke
masa dimana mula-mula saya belajar sendirian tentang hal itu, sangatlah penuh
perjuangan. Karena sebenarnya saya bukanlah orang dengan latar belakang
ekonomi. Saya seorang lulusan mahasiswi jurusan Desain grafis yang kerjaan
hanyalah berkutat tentang seni dan design. Dan juga bermain dengan teman. Ke mal
dan makan. Bahkan waktu sekolah pun saya masuk jurusan IPA. Saya suka sih
dengan guru ekonomi, karena dia orang yang baik, namanya pak Daniel. Entah
mengapa saya pun merasa dia senang dengan saya. Kelak saat saya menjadi trader dan investor sukses, saya akan mengunjunginya kembali. Saya harap dia sehat dan panjang umur.
Sehingga saya sempat minimal untuk mentraktir makanan kesukaannya.
Perjalan di masa awal trading tidaklah
mudah. Tidak ada yang diajak bicara tentang bagaimana.., kenapa begini.., kok
hasilnya seperti itu.., mengapa dia naik drastis, mengapa dia turun tiba-tiba
dan bla bla bla.... yang tidak bisa saya tanyakan ke siapapun. Tak seorang pun.
Saya merasa.. bahwa saya.. saat itu hanya sendirian. Sangat sendirian.. Waktu
pertama kali bermain forex, saya bahkan sudah berani-beraninya bermain dengan
uang real. Karena kalau saya menggunakan uang virtual untuk belajar, yang ada
saya hanya akan belajar ulang lagi saat saya menggunakan uang real. Belajar
dengan uang virtual hanyalah buang-buang waktu. Itulah pikiran saya saat itu.
Entah sudah berapa juta yang saya habiskan hanya untuk mempelajari strategi
yang tepat bagaimana. Beberapa juta sudah sangan besar bagi saya, karena saat
itu saya masih kuliah dan belum bekerja. Dan tidak seperti di dunia barat yang
gajinya per jam, di Indonesia, gaji seorang professional yang 5tahun
berpengalaman pun masih kalah dengan gaji anak sekolah yang kerja sambilan di
Amerika. Tapi bagi saya itu sepadan, dengan pengalaman-pengalaman yang saya
capai. Saya berterimakasih sekali dengan seseorang di chat Marketiva yang telah
memberitahu saya bahwa saya harus mempunyai money management yang baik. Barulah
saat itu saya sadar, bahwa saya telah trading secara gambling selama ini.. Maka
mulailah saya mencari-cari referensi di internet. Tempat satu-satunya untuk
mencari pembelajaran ya hanya internet. Saya membaca banyak sekali referensi
dari beragam indikator... tread forum.... kebanyakan sih memang indonesia..
tetapi ada juga yang inggris.. saya juga membeli sebuah buku tentang
dasar-dasar forex. Ya, benar-benar dasar. Buku tebal sudah penuh dengan beragam
strategi dan coret-coretan tentang forex. Dan sekarang tambah 1 buku akuntansi
yang besar saya pakai untuk mencatat semua tentang forex trading.. Masih kosong
setengah lebih.
Hummphhh.... jika ditanya mengapa
tiba-tiba saya menyukai trade, adalah… I don’t know. Tapi sejak kemampuan saya
tentang menganalisa semakin meningkat, entah mengapa mimpi yang dulunya
berwarna abu-abu menjadi berwarna. Mimpi yang dulunya biasa-biasa saja,
sekarang menjadi semakin liar dan tidak terkendali. Wow! Rasanya rasanya aku
menjadi semakin dipenuhi kehidupan dan impian-impian. Rasanya mataku lebih
bercahaya, pandangan mataku lebih lembut, saya bisa melihat dunia jauh lebih
indah, saya bisa lebih tenang saat dihina, saya bisa merasa lebih damai saat
berdoa, saya lebih bisa berempati dengan mahluk hidup, saya lebih sensitive dengan
perasaan orang, saya tahu banyak orang yang tidak menyukaiku, tetapi saya bisa
lebih melihat garis besar dari sebuah kehidupan, melihat dengan sudut pandang
yang beragam, karena saya merasa saya bisa menggapai semua impian saya. Dan
yang paling saya rasakan adalah betapa Tuhan sangat mencintaiku. Kita tidak
akan pernah sadar bahwa Tuhan menuntun dan mengarahkan kita ke tempat yang terbaik.
Dan yang saya syukuri juga adalah saya diberikan keberanian untuk selalu mengikuti
kata hatiku. Bukan orang lain.
Jam
5an sore ini, saya sedang mengutak-atik meta. Berusaha mencari strategi yang
ingin saya temukan. Terus terang saya tidak dapat mengingat detailnya. Tetapi saat
itu saya sedang mencoba strategi pada banyak candle. Dan setelah beberapa lama
saya baru menyadari bahwa saya sedang menyanyi ‘That’s the way it is’, Huh! Kok
gw nyanyi? Soalnya terus terang saya tidak terlalu suka lagu-lagu Celine Dion
tapi kenapa gw nyanyi lagu ini ya. Padahal kalo diingat-ingat, sepertinya saya tidak pernah mendengar lagu ini, walaupun saya tahu ini lagu Celine. Saya bahkan tidak tahu isi lagunya. Dan seketika itu, sesegera mungkin saya ke
google translate untuk memasktikan arti kata-kata yang barusan saya sendungkan
berulang kali. Yup! Benar sekali arti yang muncul saat itu ‘itulah cara itu.’
Sebenarnya saya sudah tahu arti itu, namun saya masih berada diantara mimpi dan
kenyataan. Oh no, tetapi saya tetap tenang dan berusaha tidak panic karena
kegirangan. C’mon! lagu itu terlantun bukan dariku, melainkan untukku? Dari
Tuhan. ‘Lu, itulah cara yang selama ini kau cari.’ Ya mungkin kurang lebih
seperti itulah yang ingin Tuhan bilang ke saya. Lalu saat saya menyetel untuk
pertama kalinya lagu ini, entah mengapa air mataku keluar begitu saja. Kurasa lagu itu diciptakan Tuhan untuk berbicara kepadaku pada saat sekarang. Ini magis. Ada
perasaan bahagia, bersyukur, juga sedih. Penuh sekali dengan sukacita. Semuanya bercampur. Rasanya ingin aku
berteriak ‘TERRRIMAAAA KASSIIIIIIIHHHHHHHH BAPAAAAAA, YESSSUUUSSSKU, ROH
KUDDUUSS PELINDUNGGKUU… BUNDA MARIAAAAA…. AAAAAAAAAAAAAAAAA… THANK YOU SO
MUUCCCHHH..!!!!!’ XD
Hahahahahahaaaaaaaaaaaaa………….wwwwwwwwuuuuuuuuuwwwwwwwww…
wwooooooooooooooooowwwwwwwwwwww……wow woooooooouuuuuwwwww...... hhahahhehahaha
It’s miracle
has happened..
And today, I testify to His greatness.. wohhoooowwwww! Hallelujaaaaahhhhh!
And today, I testify to His greatness.. wohhoooowwwww! Hallelujaaaaahhhhh!
Karena Dia
tahu bahwa ini jalan yang kupilih, Dia berusaha agar aku menjadi yang terbaik..
Thank you.. Thanks a Loooooootttttt.. XD
Sudah
beberapa hari ini saya berdoa Novena 3 Salam Maria, ini pasti salah satu jalan
untuk mewujudkan doa-doaku. Terima kasih
banyak Bunda yang baik dan lembut hati.., ini pasti juga karena andilmu.. ;> Jalan Tuhan memang menakjubkan.
O Tuhan,
ajari aku terus.. untuk semakin mencintaiMu.. lebih dan lebih lagi..
Dan kurasa lagu ini akan menjadi salah satu daftar lagu favoriteku sejak sekarang. Hahahaaaa
Dan kurasa lagu ini akan menjadi salah satu daftar lagu favoriteku sejak sekarang. Hahahaaaa
Minggu, 21 April 2013
Apa kabar kalian semua?
Hiiiii,
heheee
apa kabar semuanya..? hehehee seolah-olah banyak yang baca gituu :b
yaaa
mungkin beberapa orang akan merasa aneh jika melihat blog saya ini ya.. 'Lho blognya namanya ingris, tapi kok bahasa indonesia yang dipakai.? so ingris deeyy'
hihiii iya nih.. gpp d yaaaaa.. ya seperti yang dilihat, sesuai namanya. Kelak blog ini akan menemani perjalanan hidupku yang penuh akan mimpi-mimpi. Yang entah dibaca siapapun, semoga bisa menjadi pengaruh positif. Walau kecil.
Sekalia belajar nulis jugaa. soalnya kalau diingat dulu, saya senang membuat cerita-cerita, entah tentang hidup sendiri atau cerita2 lepas yang tidak pernah ada akhirnya.
Ok sekian dulu untuk hari ini ya
Sekarang hari minggu di bulan April 2013, semoga hari ini kalian semua memiliki kabar yang indah.
heheee
apa kabar semuanya..? hehehee seolah-olah banyak yang baca gituu :b
yaaa
mungkin beberapa orang akan merasa aneh jika melihat blog saya ini ya.. 'Lho blognya namanya ingris, tapi kok bahasa indonesia yang dipakai.? so ingris deeyy'
hihiii iya nih.. gpp d yaaaaa.. ya seperti yang dilihat, sesuai namanya. Kelak blog ini akan menemani perjalanan hidupku yang penuh akan mimpi-mimpi. Yang entah dibaca siapapun, semoga bisa menjadi pengaruh positif. Walau kecil.
Sekalia belajar nulis jugaa. soalnya kalau diingat dulu, saya senang membuat cerita-cerita, entah tentang hidup sendiri atau cerita2 lepas yang tidak pernah ada akhirnya.
Ok sekian dulu untuk hari ini ya
Sekarang hari minggu di bulan April 2013, semoga hari ini kalian semua memiliki kabar yang indah.
Langganan:
Postingan (Atom)